-eNZie-


Tips menghentikan perhatian lebih dari orang yang tidak diinginkan
September 27, 2008, 9:27 am
Filed under: Uncategorized

Jadi pusat perhatian memang menyenangkan, hmmm, untuk beberapa orang sih..Apalagi kalo mendapat perhatian dari orang yang juga kita beri perhatian, betapa menyenangkan..

Tapi kalo dapet perhatian dari orang yang tidak diharapkan, gimana dong?!

Bisa aja sih kita cuekin aja orang itu..tapi kadang suka kasihan juga, apalagi kalo kita coba memposisikan diri sebagai orang itu. Udah secara tulus ikhlas memberi perhatian pada seseorang, eh tapi ternyata orang itu tidak memberi perhatian yang setimpal. Pasti sedih deh…

Untuk menghindari keadaan yang tidak nyaman tersebut, mungkin beberapa cara ini bisa dicoba, hehehe, beberapa sudah terbukti berhasil sih :)

1. Cara yang paling mudah, sekaligus paling sadis. Hehehe, tidak dianjurkan untuk dilakukan terhadap orang yang cukup kita kenal. Gampang aja sih, kalo orang itu memberi perhatian dengan rajin menelpon–> ga usah diangkat, atau kalaupun terpaksa diangkat, yah..jawab dengan jawaban seadanya sampai dia menjadi bosan, ataupun merasa tidak diharapkan. Atau kalau dirasa sangat mengganggu, bilang aja bahwa sebaiknya dia tidak menelpon jika tidak ada urusan yang ingin dibicarakan. Kalo dia cuma sekedar sms, lebih gampang lagi, ga usah dibales aja..ntar kalo dia menelpon dan menanyakan kenapa sms nya tidak dibalas, jawab aja bahwa kamu merasa tidak perlu membalas sms yang tidak penting tersebut.

2. Cara yang agak lebih halus, tapi memerlukan waktu yang lebih lama sampai orang itu sadar bahwa kita tidak menginginkan perhatiannya yang berlebihan itu. Caranya ya..tetap bersikap baik, menerima telpon dengan ramah, membalas sms seperlunya, tapi menolak jika dia mengajak makan atau nonton berdua, tapi setuju jika kegiatan tersebut dilakukan bersama teman2 lainnya. Biarkan tetap dalam keadaan seperti itu, sampai akhirnya dia mengajukan pertanyaan, apakah kita bersedia menerimanya lebih dari sekadar teman, yang dengan sangat yakin akan kita jawab dengan: TIDAK, terima kasih.

3. Cara yang ketiga ini, bisa juga disebut sebagai cara pencegahan, karena bisa dilakukan sebelum perhatian yang tidak diinginkan itu datang. Cara ini cukup mudah untuk dilakukan, yaitu dengan rajin bersosialisasi dengan teman-teman. Jika ada kesempatan untuk menceritakan kehidupan pribadi kita, bilang saja bahwa saat ini kita sedang menantikan seseorang, sebut saja namanya X atau kalo memang siap untuk diketahui banyak orang bisa juga sebut nama orang itu. Katakan kalo kita benar2 mengharapkan orang itu dan tidak mengharapkan yang lain.

Mudah-mudahan cara2 tersebut berhasil untuk setidaknya meminimalkan jumah hati yang kita buat kecewa. Hehehe, terdengar pede banget yak… Insya Allah kalo niatnya baik akan diberi kemudahan.

Smoga berhasil!!!

(Untuk seorang teman baik yang seringkali mendapat perhatian yang tidak diinginkan)